, , , ,

MANFAAT OLAHRAGA RENANG


Renang adalah salah satu olahraga air yang populer, tidak hanya di luar negeri namun juga di dalam negeri. Mulai dari anak anak hingga dewasa menggemari olahraga ini. Banyak hal yang mendasari seseorang menggemari dan mau berlatih olahraga renang. Sebagai contoh beberapa siswa les renang di semarang yang saya kelola memiliki berbagai motivasi saat mengikuti kursus renang, mulai dari memang suka dengan olahraga renang tapi tidak bisa berenag dan pengen bisa, kemudian untuk menjaga kesehatan, persiapan masuk tes polisi, tes masuk TNI, menguatkan fungsi jantung dan paru-paru yang memiliki penyakit asma, ada yang ingin meninggikan badan, kemudian menurunkan berat badan, hingga hanya sekedar belajar renang hanya untuk mengisi waktu luang. Yang terakhir bergabung dengan saya adalah nenek dengan usia 65 tahun yang ingin belajar renang sebagai olahraga alternatif untuk beliau karena beliau jika lari atau jalan lama sudah tidak sanggup karena akan mengalami sakit di persendian, saran dokter adalah berenang (makasih ya dok atas sarannya hehehe).
Dari berbagai hal tersebut diatas saya akan mencoba merangkum berbagai manfaat yang diperoleh jika kita rutin melakukan olahraga renang dari berbagai sumber.

1. Jantung yang lebih sehat. 
Selain mengencangkan otot yang terlihat seperti otot dada (pectoralis),otot  trisep dan paha depan, berenang juga membantu meningkatkan otot yang paling penting dalam tubuh kita yakni  Jantung.Karena berenang adalah latihan aerobik, maka ia berfungsi untuk memperkuat jantung, tidak hanya membantu otot jantung menjadi lebih kuat, tetapi membuatnya lebih efisien dalam memompa  aliran darah yang lebih baik ke seluruh tubuh Anda. American Heart Association (AHA) melaporkan bahwa hanya denga 30 menit latihan per hari, seperti berenang, dapat mengurangi penyakit jantung koroner sebesar 30 sampai 40 persen. Selain itu ia juga baik dalam mengontrol tekanan darah/tensi. 
2. Mengurangi  Resiko Diabetes. 
Dengan hanya 30 menit dari olahraga ini selama tiga kali per minggu, Anda bisa membakar 900 kalori - mengurangi risiko terkena  diabetes tipe 2 lebih dari 10 persen . Dan, jika anda sudah memiliki diabetes tipe 1, manfaat berenang dapat sangat membantu, karena jenis latihan ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin . Menurut American Diabetes Association, penderita diabetes harus mendapatkan 150 menit per minggu, tersebar di setidaknya tiga hari per minggu, dengan aktivitas fisik intensitas sedang seperti berenang untuk membantu kontrol glikemik/gula darah dalam tubuh. Selain renang , olahraga dengan efek sama kepada sensitivitas insulin adalah berjalan kaki (walking) 
3. Memperbaiki kadar  kolesterol. 
Renang dapat memperbaiki keseimbangan  rasio yang tepat dari kolesterol dalam tubuh anda, yakni  rasio seimbang antara kadar kolesterol "baik" (HDL) dan kadar   kolesterol "buruk” (LDL).Renang bisa mendapatkan tingkat ini dalam keseimbangan yang tepat berkat kekuatan aerobik, yang telah terbukti dengan cara  meningkatkan kadar HDL. Dan untuk setiap kenaikan 1 persen pada kolesterol HDL, risiko kematian akibat penyakit jantung turun sebesar 3,5 %. 
4. Memperbaiki Gejala/Serangan Asma 
Bila anda penderita asma dan khawatir jika anda berolahraga diluar (outdoor)  dengan udara yg panas/kering  serta penuh dengan bahan allergen di sekilling anda, maka masuklah ke dalam air di kolam renang untuk menghindari serangan asma setelah berolahraga.  Dalam air dengan kelembaban cukup maka  renang membantu Anda menghindari serangan asma . Bahkan bagi mereka yang tidak menderita asma bisa mendapatkan keuntungan dari berenang, yaitu dapat meningkatkan volume paru-paru dan mengajarkan teknik pernapasan yang tepat. 
5. Mengontrol  Berat Badan. 
Untuk beberapa waktu lalu, banyak orang berpikir bahwa karena air umumnya lebih dingin dari suhu tubuh kita, akan sulit untuk menurunkan berat badan dengan latihan air. Seperti banyak ide-ide lama tentang olahraga, hal ini  telah direvisi: Berenang sekarang diakui sebagai salah satu pembakar kalori terbesar di sekitar, dan itu bagus untuk menjaga berat badan anda. Berapa banyak persisnya  jumlah kalori yang Anda bakar, tentu saja, tergantung pada fisiologi tubuh anda sendiri dan intensitas anda dalam berolahraga. Tetapi sebagai aturan umum, untuk setiap 10 menit renang gaya dada  akan membakar 60 kalori,  gaya punggung 80 kalori, gaya bebas sampai 100 kalori , dan gaya kupu-kupu yg paling mengesankan , yakni sampai mencapai 150 kalori. 
6. Menguragi Gejala Arthritis. 
Ketika tubuh manusia terendam dalam air, maka secara otomatis menjadi lebih ringan. Ketika tenggelam ke pinggang, tubuh Anda dikenakan hanya 50 % dari beratnya, cemplungkan diri anda  dalam air sampai ke leher, Anda hanya harus menanggung 10 % dari berat badan anda sendiri, sedang kan 90 % lainnya ditangani oleh kolam.Ini berarti bahwa kolam menyediakan tempat yang ideal untuk bekerjanya  otot yang kaku dan sakitnya sendi, terutama jika Anda kelebihan berat badan atau menderita arthritis. Jika kolam dipanaskan, jadi lebih baik untuk penderita arthritis, seperti air hangat dapat membantu melonggarkan sendi kaku. Bahkan, orang dengan rheumatoid arthritis menerima manfaat yang lebih besar untuk kesehatan mereka setelah berpartisipasi dalam hidroterapi dibandingkan dengan kegiatan lain. Ini juga telah terbukti bahwa olahraga berbasis air meningkatkan penggunaan sendi yang terkena dan mengurangi rasa sakit dari osteoarthritis. Ada lagi bonus lain latihan dalam air :  Berenang  juga meningkatkan kekuatan tulang - terutama pada wanita pasca-menopause 
7. Menguragi Stres dan Meningkatkan Spirit. 
Selain sbg latihan aerobic, renang  juga bisa dianggap seperti permainan karena efeknya yang menyenangkan. Itulah alasan kenapa mulai anak-anak sampai orang tua menyenangi olahraga ini. Salah satu efek samping yang timbul adalah karena dilepaskannnya bahan kimia yang bertanggung jawab saat kita merasa bahagia yaitu Endorfin. Selain itu , berenang juga dapat membangkitkan respon relaksasi seperti halnya  yoga. Hal ini disebabkan sebagian besar adanya  peregangan yg konstan dan relaksasi otot anda lalu dikombinasikan dengan pernapasan berirama dalam.  Olahraga dalam air  juga merupakan latihan meditasi, dengan suara nafas anda sendiri dan percikan air yang bertindak sebagai semacam mantra  sehingga dapat membantu Anda "meredam" semua gangguan lainnya. 
8. Memperpanjang Umur.
Jika sebelumnya tujuh alasan diatas tidak cukup untuk meyakinkan Anda tentang manfaat kesehatan dari berenang, mungkin yang satu ini bisa : Renang dapat menjaga Anda dari kematian. Tentu saja hal ini jgn diartikan secara harfiah hehe.. bahwasanya renang tidak menjanjikan keabadian, tetapi tampaknya renang setidaknya bisa membantu Anda menghindari mati muda. Para peneliti di University of South Carolina yang  diikuti 40.547 orang, berusia 20 sampai 90 tahun  menemukan bahwa mereka yang berenang memiliki tingkat kematian 50 % lebih rendah dibandingkan pelari, pejalan kaki atau orang yang tidak pernah berolahraga. Mereka menyimpulkan bahwa manfaat yang sama akan diterima oleh perempuan maupun laki-laki.
9. Seluruh ototmu akan menjadi kuat. 
Banyak orang lebih memilih lari dari pada berenang untuk membakar lemak. Tapi, ketika kamu berlari, otot kaki, paha dan pantat saja yang akan terbentuk. Sementara renang melatih seluruh otot tubuhmu. Renang adalah salah satu olahraga yang menggerakkan dan melatih hampir seluruh anggota tubuhmu. Ketika kamu berenang, kaki dan tanganmu jelas terlatih. Otot paru-paru pun juga ikut terlatih. Ketika kamu melakukan gaya bebas, punggungmu akan tertarik dan otot perutumu juga ikut kencang. 
10. Membantu tubuhmu untuk tetap lentur. 
Gerakan-gerekan renang sebenarnya banyak yang mirip dengan stretching. Bukan hanya itu, ketika kamu berenang, secara tidak langsung kamu juga memutar, meregangkan, dan menarih tubuhmu agar bisa berenang maju. Tanpa kekuatan dari tarikan tangan dan tendangan kaki di dalam air, tubuhmu tidak akan bergerak dalam air. Makanya, semua gerakan ini ternyata juga bisa membuat tubuhmu menjadi lebih fleksibel dan lentur.
11 Berenang ternyata juga bisa bikin kamu cerdas. 
Sebuah penelitian di Australia menunjukkan bahwa anak-anak yang berenang secara rutin mampu menguasai perkembangan bahasa, memiliki motorik yang bagus, lebih percaya diri, dan pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak yang tidak berenang. 

So ayo mulai belajar dan berlatih renang mulai dari sekarang. Jika kamu di sekitar kota semarang dan bingung mencari pelatih renang dengan biaya terjangkau dan tentunya bergaransi  kamu bisa hubungi saya. Gagal Latihan Uang Kembali. Gak Percaya?Buktiin Aja…!!!

SMS/ Whatshap 085 - 640 - 664 - 997

BBM : 7D482FCC


Sumber Artikel:
Kompasiana
Blog Bintang

, ,

BELAJAR RENANG DI USIA DEWASA? KENAPA TIDAK...

sumber: www.dreamstime.com/

Kali ini blogrenang akan membahas tentang “Belajar Renang Diusia Dewasa”. Sering saya jumpai pertanyaan seperti ini, ”mas saya mau les renang tapi usia saya sudah 32 tahun, masih bisa ndak ya mas?”. Mungkin pertanyaan ini juga ada dalam benak teman-teman hehehe. Ini adalah pertanyaan yang wajar. Mengapa demikian? Karena, dulu ketika anda masih anak-anak sampai remaja sudah berusaha belajar renang mati matian, tapi tak pernah berhasil. Ini yang membuat anda merasa apakah bisa dengan usia sekarang mulai belajar? Sedangkan dulu saja tak pernah berhasil. Tenang, kita akan coba bahas ini.

Idealnya keterampilan renang atau berenang dipelajari mulai usia dini, bahkan di Amerika dan Eropa belajar berenang untuk sebagian kalangan sudah diajarkan kepada anak mereka sejak bayi. Kenapa demikian? Tujuan orang tua membekali bayi dengan keterampilan renang sejak bayi lebih ke arah untuk tujuan survival. Anak mempunyai kemampuan bertahan hidup (survival) saat terjadi musibah misalnya bayi terjebur di kolam karena kurang pengawasan orang tua. Bayi akan bergerak spontan menyelamatkan dirinya dengan cara melakukan teknik uetemate (mengambang terlentang).
sumber: www.infantswim.com

Ketika bayi beranjak usia menjadi anak-anak maka mulailah belajar renang menggunakan teknik yang baik dan benar hingga usia dewasa. Bagaimana jika sejak kecil hingga dewasa kita belum pernah belajar renang sama sekali, dan baru mulai belajar saat usia sudah dewasa apakah bisa? Jawabannya adalah bisa. Kenapa saya dengan yakin menjawab demikian? Karena saya sudah membuktikan. Bebeberapa murid dewasa saya memiliki usia mulai dari 22 tahun hingga 65 tahun. Apakah proses belajarnya lama untuk usia dewasa? Jawabannya adalah relatif. Ini dipengaruhi banyak faktor misalkan kondisi fisik, kondisi kebugaran, kondisi kesehatan. Yang saya tekankan dalam latihan untuk siswa dewasa adalah bagaimana mereka belajar melakukan gerakan yang baik dan benar tidak menuntut kecepatan dan kekuatan, tapi lebih menekankan pada penguasaan teknik gerakan.

Kunci keberhasilan dari latihan untuk siswa dewasa adalah ketenangan. Ketenangan adalah mutlak harus dipelaji dan dikuasai jika ingin berhasil saat belajar berenang. Saat belajar kita harus menguasai pikiran kita, kita harus bisa merasakan aliran air saat kita bergerak. Kita harus bisa mengontrol diri kita untuk tetap tenang dan fokus terhadap setiap gerakan yang dilakukan. Itulah kuncinya, yang selalu saya terapkan saat latihan untuk kelas dewasa.

Oke…selamat berlatih dan happy swim…

Jika ingin belajar renang untuk wilayah semarang dan sekitarnya bisa hubungi saya langsung ke nomer saya
SMS/ Whatshap 085 - 640 - 664 - 997
BBM : 7D482FCC

Hal yang harus dilakukan sebelum dan sesudah berenang


Untuk anda yang ingin mulai belajar berenang hendaknya memperhatikan beberapa hal yang perlu dilakukan saat akan berenang dan sesudah berenang. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari resiko terjadinya cidera. Kita sering mendengar kasus terjadinya keram otot saat di dalam air, hal itu disebabkan karena tidak melakukan pemanasan sebelum berenang. Keram otot sangat membahayakan bagi perenang, jika terjadi keram otot di kolam dangkal masih bisa diantisipasi. Namun, jika terjadi keram otot di kolam dangkal ini bisa membahayakan si perenang, bahkan bisa mengakibatkan tenggelam dan berakibat kematian. Untuk itu perlu perhatian dari rekan-rekan semua bahwa pemanasan sebelum mulai berenang.

Pemanasan bertujuan untuk meregangkan otot sehingga otot siap untuk menerima beban latihan yang akan dilakukan. Pemanasan hendaknya dilakukan secara perlahan-lahan, hal itu untuk menghindari cidera. Lakukan pemanasan secara berurutan, mulai dari mereganggkan otot leher, otot bahu dan lengan, otot punggung kemudaian otot kaki. Ingat, lakukan dengan perlahan jangan terburu buru. Rasakan setiap bagian otot yang diregangkan seperti tertarik. Namun, jangan sampai terasa sakit. lakukan pemanasan statis(diam) dan dinamis (bergerak/senam).

Setelah anda siap jangan langsung masuk ke dalam kolam renang. Hendaknya basahi dulu tubuh anda. Siram menggunakan air di kamar mandi. Ini bertujuaan untuk menyesuaikan suhu tubuh anda sesuai dengan suhu air di kolam. Jika sudah masukkal ke kolam renang. Jangan langsung berenang, bergerak-geraklah dulu agar tubuh beradaptasi. Jika sudah barulah anda siap untuk mulai berenang.
Saat berenang lakukan bertahap. Mulai dari kecepatan perlahan hingga semakin lama semakin cepat. Peningkatan beban latihan dilakukan bertahap. Dari latihan ringan hingga latihan berat.

Jika anda sudah selesai berenang hendaknya lakukan hal hal berikut ini. keluarlah dari kolam renang menggunakan tangga yang ada di sisi kolam. Sering kita jumpai orang langsung naik. Jika anda terpeleset bisa terbentur dan mengakibatkan cidera. Jika sudah naik jalanlah menuju tempat anda dan ke kamar mandi untuk membilas tubuh anda, jangan berlari karena bisa terpeleset. Bersihkan tubuh anda dan keringkan pakaian renang anda. Istirahatlah di tempat yang teduh. Makan dan minumlah yang cukup jangan berlebihan. Akan lebih baik jika mengandung serat seperti buah-buahan.

Ada hal-hal lain yang juga perlu anda ketahui saat berada di kolam renang untuk menghindari terjadinya kecelakaan atau hal hal yang tidak diiinginkan yaitu:

  1. Saat masuk di kolam renang perhatikan semua tanda-tanda dan petunjuk yang disediakan oleh pengelola. Tanda seperti kedalaman kolam, peraturan, dan tanda peringatan
  2. Saat di kolam renang janganlah berlari karena kondisi lantai di kolam renang yang licin bisa membuat anda terpeleset, jatuh dan terbentur. Jalan perlahan saja.
  3. Jangan bermain dorong-dorongan atau mendorong teman yang berdiri di sisi kolam, terutama dai kolam dalam. Karena bisa berakibat fatal.
  4. Jika anda belum mahir berenang, berenanglah di koam dangkal. perhatikan papan petunjuk dimana batas antara kolam dalam dan kolam dangkal.
  5. Jangan meloncat dari sisi kolam ke dalam kolam yang banyak orang berkumpul dan lompat menukik di kolam dangkal. Karena anda dapat menimpa orang lain atau anda dapat terbentur ke dasar kolam. Jika ingin melompat lakukan dengan benar di kolam yang tidak terlalu dangkal dan tidak ramai orang berkumpul.
  6. Taruh pakaian dan tas anda di lokasi yang mudah anda awasi. Perhatikan sesekali barang barang anda jangan terlalu asik dan terlena karena asik berenang. Jika ada tempat penitipan bisa dititipkan.

Sekian sedikit tips dari saya. Keep Happy and Safe Swimming....



,

Belajar Renang Untuk Pemula


Bagi orang awam (baca: yang benar-benar tidak bisa berenang) yang belum pernah sama sekali berenang pasti ketika mencoba berlatih untuk pertama kali akan bilang kalo renang itu “susah”. Kata itu sering saya dengar dari sodara-sodara, adik-adik yang pertama kali ikut program latihan yang saya berikan.
 
Berenang tidaklah sulit. Ingat, tidak sulit. Tekankan kata itu di dalam hati dan yakin kalo anda juga mampu berenang dengan baik seperti yang lainnya. Itu langkah awal sebelum anda masuk ke dalam air dan mulai berlatih. Keyakinan akan kemampuan diri untuk bisa berthasil adalah tahap awal untuk berlatih renang.
 
Belajar renang untuk orang awam dalam program latihan saya akan dimulai dengan latihan dasar yaitu Pengenalan Air. Pengenalan air adalah suatu metode yang berisi gabungan tehnik dasar seperti menahan nafas, menyelam, mengapung, meluncur dan lain sebagainya yang ditujukan untuk proses adaptasi tubuh terhadap air di kolam renang.
 
Proses adaptasi tubuh dengan air ini sangat perlu sekali dilakukan dan dilatih. Mengapa demikian? Karena seorang perenang harus mampu mengontrol diri dan pikirannya untuk bersikap tenang (tidak panik) ketika dia berada di dalam air. Sehingga ketika dia sudah mampu bersikap tenang dan mampu mengontrol tubuh dan pikirannya maka akan dengan sangat mudah menerima bentuk tehnik latihan gerakan yang lebih kompleks.
 
Contoh bentuk-bentuk latihan pengenalan air yang dapat anda lakukan:
 
1.    Berjalan-jalan dan berlari mengelilingi kolam di dalam air
Latihan ini sangat mudah sekali dilakukan, anda cukup berjalan perlahan di dalam air mengelilingi kolam. Jika anda takut anda coba terlebih dahulu di tepi kolam sambil berpegangan. Jika sudah nyaman tingkatkan ke latihan berlari. Target dari latihan ini adalah merasakan adanya tekanan air pada tubuh kita. Rasakan tekanan itu. Dan jika ada sudah berhasil merasakannya maka anda tidak akan terjatuh saat berjalan dan berlari di dalam air.
 
Catatan: lalukan latihan ini di kolam yang dangkal. Jika anda punya phobia dengan airt dan kedalaman anda wajib bersama pendamping yang berpengalaman.
 
2.    Menyelam dan menahan nafas
Lakukan latihan ini di tepi kolam. Ambil nafas dalam kemudian masuk ke dalam air. Tahan selama 5 hitungan. Lakukan 10x pengulangan. Jika sudah bisa tingkatkan menjadi 10 hitungan lakukan selama 10x. Tujuan latihan ini adalah untuk merasakan tekanan air yang diterima oleh tubuh. Kemudian melatih otak dan syaraf kita untuk mengontrol apa yang kita lakukan (menahan nafas). Bersikap tenang dengan membuka mata ketika kita berada di dalam air adalah kunci dari latihan ini. 
 
3.    Mengapung tengkurap dan terlentang
Lakukan latihan ini di tepi kolam. Ambil nafas dalam kemudian masuk ke dalam air, tangan berpegangan di sisi kolam. Kaki mengambang di permukaan posisi badan telungkup/ tengkurap.Tahan selama 5 hitungan. Lakukan 10x pengulangan. Jika sudah bisa tingkatkan menjadi 10 hitungan lakukan selama 10x. Tujuan latihan ini adalah untuk merasakan gaya tekan ke atas dari air yang diterima oleh tubuh yang membuat tubuh kita dapat mengapung secara tengkurap. Kemudian melatih otak dan syaraf kita untuk mengontrol apa yang kita lakukan (mengapung tengkurap). Bersikap tenang dengan membuka mata ketika kita berada di dalam air adalah kunci dari latihan ini. 
 
Untuk berlatih mengapung terlentang hendaknya bersama dengan pelatih atau pendampung. Tujuannya untuk menjaga posisi kepala anda tetap di permukaan air ketika mengapung. Karena jika sendirian dan anda masih belum bisa mengontrol diri bisa jadi kepala anda akan tenggelam dan air masuk ke dalam hidung. Akan terasa sakit. Ini sering terjadi. Karena itu harus ada pendamping yang menahan kepala anda sehingga tetap berada di atas.
 
4.    Berlatih pernafasan
Untuk mnghirup udara saat bernafas kita hanya menggunakan mulut saja, kemudian untuk menghembuskan nafas dapat menggunakan mulut dan hidung.
Berdiri di tepian kolam menghadap kelura sambil berpegangan di sisi kolam. Konsentrasi, ambil nafas menggunakan mulut dan masuk ke dalam air. Hembuskan udara di dalam air secara perlahan menggunakan mulut dan hidung secara perlahan. Lakukan selama 10x. jika sudah bisa dan terbiasa percepat frekuensi ambil nafas dan menghembuskan.
 
Latihan iini penting sekali dikuasai dengan baik. Karena setiap perenang akan menggunakan tehnik bernafas yang demikian. Tujuannya adalah agar kita tetap bisa bernafas secara normal seperti saat kita berada di darat. Tubuh kita perlu suplai oksigen. Jika suplai oksigen ini kurang maka akan timbul masalah dengan kerja organ dan otak kita. Biasanya akan terjadi pusing dan mudah lelah. Jika suplai oksigen kita berjalan dengan baik maka tubuh tidak mudah lelah saat berenang.
 
5.    Mengkombinasikan antara mengapung tengkurap dan pernafasan
Gerakan ini sudah masuk dalam rangkaian gerak kombinasi. Jangan lakukan gerakan ini jika anda belum mengusai gerakan dasarnya dengan benar. Dan bersikap tenang untuk mempelajarinya.
Ambil nafas menggunakan mulut dan kemudian mengapung tengkurap di tepi kolam sambil berpegangan di dinding kolam. Hembuskan nafas perlahan-lahan, posisi tubuh tetap mengapung tengkurap. Jika udara dalam paru-paru habis segera ambil nafas kembali dengan mendongakkan kepala keluar dari air, posisi tubuh tetap mengapung. Lakukan pengulangan  gerakan ini selama 10x atau lebih sampai anda benar2 menguasainya.
 
6.    Meluncur di permukaan air
Karena ini sudah masuk dlam rangkaian gerak maka saya ingatkan sekali lagi anda harus sudah mampu melakukan dan mengusai latihan dasar yang saya berikan di atas.
Berdiri di tepi kolam merapat ke dinding dan menghadap ke dalam. Kedua tangan disatukan dan lurus ke depan menempel ke permukaan air. Satu kaki menahan tubuh dengan berpijak di dasar kolam sedangkan kaki lainnya bertumpu di dinding kolam.
 
Konsentrasi dan ambil nafas. Masukkan kepala ke dalam kolam sejajar dengan kedua tangan. Pindahkan kaki yang berpijak di dasar bergabung dengan kaki yang bertumpu di dindingg kolam. Tolakkan kedua kaki dengan kekuatan sedang. Rasakan badan nyang meluncur di permukaan kolam. Jangan berdiri ketika tubuh masih meluncur. Berhentilah dan berdiri ketika luncuran badan sudah terasa berhenti. Lakukan berulang kali. Tingkatkan kekuatan tolakan. Sehingga tubuh akan meluncur lebih jauh lagi.

Oke teman-teman…Selamat berlatih ya…

Perlengkapan Renang

Berenang secara alami tidak membutuhkan perlengkapan atau pakaian khusus. Manusia dapat berenang tanpa perlengkapan apapun dalam kondisi apapun. Berenang yang ditujukan untuk rekreasi dan olahraga terkadang membutuhkan pakaian dan perlengkapan khusus untuk membantu memudahkan bergerak di air.

Pakaian yang digunakan untuk berenang dirancang untuk memudahkan manusia bergerak di air. Pakaian renang biasanya terbuat dari bahan karet elastis yang mengikuti bentuk tubuh untuk menghindari masuknya udara ke dalam pakaian. Pakaian renang juga dirancang untuk mempercepat pergerakan manusia di air, rancangan seperti ini ditujukan bagi kegiatan berenang untuk kompetisi.

Selain pakaian yang dirancang khusus, perlenkapan lainnya yang sebaiknya harus ada adalah  kacamata renang. Kacamata renang ditujukan untuk melindungi mata dari air sehingga perenang dapat melihat kondisi di dalam air tanpa mengakibatkan rasa perih atau iritasi.

Perlengkapan berikutnya adalah papan pelampung. Papan pelampung ini digunakan sebagai alat bantu untuk mengapung di permukaan air saat kita melatih gerakan kaki. 

Berikutnya adalah pull boy. Alat yang satu ini adalah alat bantu untuk membuat kaki kita tetap diam menapung saat kita hanya melatih gerakan tangan.

Untuk alat-alat lainnya seperti kaki katak, hand paddle, penutup kepala dan lain sebagainya sifatnya adalah tidak wajib. Sesuai dengan kebutuhan kita. Jika kita bertujuan untuk renang prestasi maka semua perlengkapan tersebut wajib kita penuhi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kita dalam menguasai tehnik gerak dan meningkatkan kualitas latihan.
Oke guys…Happy swim ya…

 

Blog Renang © 2012 | Designed by Cheap Hair Accessories

Thanks to: Sovast Extensions Wholesale, Sovast Accessories Wholesale and Sovast Hair